LOAMAJUARA — Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali melaksanakan kegiatan perekaman KTP elektronik (KTP-el) secara jemput bola di Desa Loa, Kecamatan Paseh, pada hari Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan perekaman data kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.
Kegiatan pelayanan jemput bola ini merupakan bagian dari upaya Disdukcapil Kabupaten Bandung dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami kendala mobilitas, seperti lansia, penyandang disabilitas, maupun warga yang belum sempat melakukan perekaman karena kesibukan pekerjaan.
Kepala Desa Loa, Koswara, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, program jemput bola sangat membantu masyarakat Desa Loa untuk memperoleh dokumen kependudukan secara mudah dan cepat.
“Kami berterima kasih kepada Disdukcapil Kabupaten Bandung yang telah turun langsung ke Desa Loa. Dengan adanya layanan ini, warga kami tidak perlu jauh-jauh ke kecamatan atau kabupaten untuk melakukan perekaman,” ujar Kepala Desa Loa.
Petugas Disdukcapil menjelaskan bahwa setelah proses perekaman selesai, pengajuan pencetakan fisik KTP-el dilakukan melalui Aplikasi BDS (Bandung Digital Service) https://bds.bandungkab.go.id/. Melalui aplikasi ini, data hasil perekaman akan diverifikasi secara digital, dan warga dapat memantau status pencetakan KTP-el mereka secara online.
Selain perekaman KTP-el, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keabsahan data kependudukan dan memanfaatkan layanan digital pemerintah daerah.
Warga Desa Loa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang datang sejak pagi untuk memastikan mendapat giliran perekaman. Dengan adanya kegiatan jemput bola ini, diharapkan cakupan kepemilikan KTP-el di Desa Loa dapat meningkat, serta seluruh warga memiliki identitas resmi yang terintegrasi dengan layanan publik lainnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan tertib dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Loa, perangkat RW, serta kader masyarakat yang turut membantu proses pendataan dan pelayanan warga di lokasi.